aku
kau sambut baik
bagai puteri
setelah kau dapati
segala kelemahan diri
kau pijak aku
macam menang loteri
baik aku tak kenal
siapa kau sedari dulu
yang hanya
menunggu
melapah daging, hati & limpa
yg tak sedap ini
heh
buang masa
dan pedih terasa
tp ini semua
hanya ingin menduga
bagaimana
cara sebenar hadapi dunia
bagai
mawar bersama durinya
indah tapi bahaya juga
kini
aku berlari
membersih diri
yang dipalit lumpur
tapi
bukannya di kuala lumpur
menuju jalan yang
lebih indah
di tempat yang tiada
diri kau yang
kedua, ketiga atau keempat
sehingga gapai
puncak bahagia
mentari juga turut bersama
sedangkan engkau
masih terpinga-pinga
mencari arah
menuju jaya
padahal masih terlupa
membuang
dengki bersama
karma lahh jawabnya ;)


No comments:
Post a Comment